refreshed
Minggu, 14 Oktober 2012
Arti Cinta
Wikipedia bilang: Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.
Kamus besar bahasa Indonesia bilang: Cinta adalah 1 suka sekali; sayang benar; 2 kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan); 3 ingin sekali; berharap sekali; rindu; 4 kl susah hati (khawatir); risau.
Al qur'an menyiratkan ada 8 pengertian cinta* berikut ini:
1. Cinta mawaddah: jenis cinta yang mengebu-gebu, membara dan menggemaskan. Orang dengan cinta ini inginnya selalu berdua dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tidak bisa memikirkan hal lain.
2. Cinta rahmah: jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya, dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya.Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang sedarah, seperti cinta orang tua terhadap anaknya.
3. Cinta mail: jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur'an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda cenderung mengabaikan kepada yang lama.
4. Cinta syaghaf: cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur'an menggunakan istilah syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada pelayannya, Yusuf.
5. Cinta ra'fah: yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur'an
menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina.
6. Cinta shobwah: cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur'an menyebut istilah ini ketika mengisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan
Zulaiha yang setiap hari menggodanya, memohon dimasukkan penjara saja, sebab jika tidak maka lama-kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh.
7. Cinta syauq (rindu): istilah dari hadis yang menafsirkan al Qur'an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma'tsur dari hadis riwayat Ahmad "aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah-Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan-Mu". Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi , rindu adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta.
8. Cinta kulfah: perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positif meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur'an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya.
* sebagaimana dicuplik dari http://forum.dudung.net/index.php?topic=9454.0
Rabu, 03 Oktober 2012
Langganan:
Komentar (Atom)
